Malam tanggal 15 Agustus 2025, di halaman @Coral Triangle Center (CTC) di Sanur adalah kenangan yang akan saya bawa untuk waktu yang lama. Di bawah cahaya hangat lampu hias dan alunan lembut musik jazz, saya memandang ke arah lebih dari 200 sahabat terkasih. Melihat kolega dari kementerian, perwakilan negara mitra, mitra akademis, dan aktivis akar rumput semuanya berkumpul di satu tempat mengingatkan saya bahwa pekerjaan kita benar-benar merupakan mosaik global.
Meskipun saya sangat terharu menerima Penghargaan Warisan Samudra, saya percaya pengakuan ini milik seluruh komunitas kita. Peran saya selalu bertindak sebagai “pembangun jembatan”—memastikan bahwa realitas tenang seorang nelayan di desa terpencil didengar di aula diplomasi ASEAN tingkat tinggi.
Dalam dokumen terlampir di bawah ini, saya telah berbagi beberapa refleksi tentang perjalanan kita bersama. Dokumen ini mencakup upaya bersama kita dari Perserikatan Bangsa-Bangsa di Nairobi hingga garis depan terumbu karang kita, menekankan mengapa investasi pada manusia tetap menjadi warisan terbesar kita. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu @Rili Djohani dan keluarga @Coral Triangle Center atas kemitraan ini dan atas malam yang indah ini.
Kepada teman-teman dan kolega saya di DIHI: selalu ingat bahwa diplomasi paling ampuh ketika didukung oleh ketulusan. Lautan kita adalah identitas kita; mari kita terus menjaganya dengan sepenuh hati dan kerendahan hati.

Views: 12